DPP PPP Berhentikan Romahurmuziy, Suharso Monoarfa Diangkat jadi Plt Ketum

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi membebastugaskan Romahurmuziy alias Rommy sebagai Ketua umum PPP. Keputusan tersebut menurut hasil rapat harian petinggi PPP yang dilangsungkan sore tadi.

“Ada tiga yang jadi keputusan rapat tadi. Pertama pemberhentian terhadap Ir. H Romahurmuziy, menurut perkiraan dasar lokasi tinggal tangga sebab beliau terkena permasalahan memberhentikan sebagai ketua umum,” kata Waketum PPP Amir Uskara ketika jumpa pers di DPP PPP, Jakarta, Sabtu (16/3).

PPP memutuskan Ketua Majelis Pertimbangan Suharso Monoarfa sebagai penyelenggara tugas (Plt) Ketua Umum PPP menggantikan Rommy. Selanjutnya PPP akan mengerjakan musyawarah kerja nasional dalam masa-masa dekat.

“Kita pun menyepakati pengurus harian bareng pengurus yang muncul untuk mengusung Bapak Suharso Monoarfa sebagai Plt ketua umum yang bakal dikukuhkan dalam mukernas pada saatnya nanti,” terangnya.

Selanjutnya, partai berlambang ka’bah tersebut akan melakukan rapat kerja nasional.

“Ketiga disepakati pun bahwa Insya Allah akan dilakukan rakernas menurut hasil keputusan rapat yang terakhir,” tandasnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi memutuskan Rommy tersangka permasalahan suap lelang jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Di samping Rommy, KPK pun menetapkan terduga tiga orang lainnya.